para pendiri bangsa dari minangkabau (sumatera barat)

Sabtu, 17 September 2016

aldo, pemain bola cilik berbakat di kemayoran, jakarta pusat

pemain bola cilik berbakat, Aldo dengan Piala Juara 1 sebagai Kapten kesebelasan
untuk informasi pesepakbola cilik tsb, hub :0812-9348-7905/0856-9427-5579

Selasa, 30 Agustus 2016

kumpulan artikel Islami

Hanya ada 4 (empat) hal untuk kebaikan hidup di dunia dan akhirat, yaotu:

 1. Hati yang bersyukur.
 2. Lidah yang selalu berzikir.
 3. Punya badan yang kuat pada cobaan hidup.
 4. Punya pasangan yang selalu setia menjaga dirinya dan hartanya.

Sabtu, 13 Agustus 2016

warung sea food di kemayoran, jakarta pusat

Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat dan warung tenda sea food.

Warung Kuliner Sea Food di Kemayoran, Jl. Garuda-Kemayoran Jakarta Pusat. Di Jl. Garuda, Kemayoran-Jakarta Pusat terdapat Warung Tenda yang menyajikan bermacam-macam sea food yaitu: kerang, udang, kepiting, cumi, ikan baronang, yang direbus, digoreng maupun dibakar, yang dijual dengan harga terjangkau. warung sea food tersebut bernama : sea food 48, yang terletak di Jl. Garuda-Kemayoran, Jakpus. warung tsb berlokasi depan sekolah Taman Siswa-Kemayoran atau terletak di seberang Indomaret Jl.Garuda 20, Kemayoran. Jam buka: Pukul 17.00 s/d 24.00 atau kalau malam minggu, buka atau dilayani sampai pukul 1 malam.

Sabtu, 29 Agustus 2015

ASAL NAMA "KEMAYORAN" SEBAGAI NAMA KECAMATAN DI JAKARTA PUSAT



ASAL NAMA “KEMAYORAN” SEBAGAI NAMA  SALAH SATU WILAYAH  KECAMATAN DI JAKARTA PUSAT


OLEH: RAHMATO ISMAIL



Nama kemayoran diambil karena banyaknya sang mayor yang tinggal di kawasan ini. "Sebelum dibangun lapangan terbang daerah ini belum punya nama," kata salah satu sesepuh Kemayoran Haji Abdul Rasid, (76 tahun).



"Hanya nama lokal saja seperti Kampung Utan, karena memang wilayah di sini dulunya hutan," sambungnya.



Namun, setelah dibangun bandara oleh Belanda tahun 1929, dibuatlah camp-camp (asrama) di Jalan Garuda untuk para tentara Belanda. Di situlah ditempatkan tentara berpangkat mayor-mayor.



Ketika itu banyak orang pribumi dari luar misalnya Senen dan Kampung Melayu yang bekerja di sana. "Saat ditanyakan mau kemana. Mereka bilang mau ke rumah mayor, biar lebih enak dan singkat bilangnya Kemayoran," ungkapnya.



Dari situlah nama Kemayoran menjadi populer. "Sejak itu kawasan bandara itu dinamakan Kemayoran," ujar pria kelahiran 1933 itu.



Namun ada cerita lain soal sejarah Kemayoran. Nama kawasan biasa disebut Mayoran, seperti yang tercantum dalam Plakaatboek (Van der Chijs XIV:536), dan sebuah iklan pada Java Government Gazette 24 Februari 1816.



Kisah ini dimulai dengan keberadaan Isaac de Saint Martin. Pemilik tanah ini memiliki tanah yang sangat luas dan tersebar di beberapa tempat, antara lain di Bekasi, di Cinere (dahulu disebut Ci Kanyere) sebelah timur Sungai Krukut di Tegalangus dan di kawasan Ancol. Luas lahannya ribuan hektar.



Nama aslinya, adalah Isaac de I’ Ostale de Saint Martin, lahir tahun 1629 di Oleron, Bearn, Prancis.  Karena sesuatu sebab ia meninggalkan tanah airnya, dan membaktikan dirinya kepada VOC.



Pada tahun 1662 ia tercatat sudah berpangkat Letnan, ikut serta dalam peperangan di Cochin.  Dengan pangkat mayor ia terlibat dalam peperangan di Jawa Tengah dan Jawa Timur, ketika VOC membantu Mataram menghadapi Pangeran Trunojoyo.



Pada Maret 1682 dia bersama Kapten Tack, ditugaskan untuk membantu Sultan Haji menghadapi ayahnya Sultan Ageng Tirtayasa.



Saat perang berlangsung, dia mulai merasa benci kepada Kapten Jonker, yang dianggapnya arogan.



Setelah perang itu selesai, dengan berbagai cara ia berusaha agar Jonker dikucilkan.  Dan ternyata usahanya berhasil. Karena merasa dikucilkan, Jonker akhirnya bangkit melawan VOC walupun gagal.



Bandara Kemayoran diresmikan sebagai lapangan terbang internasional pada tanggal 8 Juli 1940 dan dikelola oleh KNILM (Koninklijke Nederlands Indische Luchtvaart Maatschappy) yang sekaligus menjadi kepanjangan tangan dari Maskapai KLM Belanda.



Proyek pembangunannya telah dimulai sejak enam tahun yang lalu oleh pemerintah Hindia Belanda.



"Tahun 1935 saya kena gusur, dulunya saya tinggal di dekat lapangan terbang atau terminal lama (tempat keberangkatan penumpang) Kemayoran," kata kakek yang memiliki 19 cucu itu.



Sejak itulah dirinya bersama ayahnya harus pindah di daerah Utan Panjang hingga sekarang. Kemayoran adalah bandara komersil pertama yang dimiliki Indonesia.



Meskipun hanya pesawat Dakota (jenis pesawat kecil dengan daya angkut 60 orang) yang biasa mendarat di fasilitas ini. "Kebanyakan orang Belanda atau bangsawan yang bisa berpergian menggunakan pesawat saat itu," paparnya.



Dia menjelaskan, tanggal 31 Maret 1985 ditetapkan sebagai tanggal berhenti beroperasinya Bandara Kemayoran. Kemayoran ditutup karena sudah dianggap tidak layak lagi sebagai bandar udara mengingat letaknya agak di tengah kota dan demi pembangunan wilayah Jakarta Utara.



Setelah ditutup, suasana masih tetap seperti sedia kala walau tanpa operasi dan aktivitas penerbangan.



Setelah resmi ditutup, area bandara Kemayoran seluas 454 hektar diambilalih oleh pemerintah dari Perum Angkasa Pura I, sebagai aset negara berdasarkan Perpu Nomor 31 tahun 1985.



Eks bandara Kemayoran dengan letaknya yang stategis menjadi rebutan bagi pengusaha properti dan kontraktor.



Sekarang ini di kawasan Kota Baru Kemayoran telah berdiri Mega Glodok Kemayoran, RS Mitra Kemayoran, Masjid Akbar Kemayoran, dan deretan apartemen seperti The View, Pallazo, Mediterania Kemayoran, dan Puri Kemayoran Dll.



Selain itu, perhelatan akbar juga digelar di sini seperti Pekan Raya Jakarta yang dibuka tiap tahun pada ulang tahun Jakarta selama sebulan.



Saat ini Abdul Rasid hanya bisa bernostalgia jika melihat menara pengawas dan terminal keberangkatan yang sampai saat ini masih berdiri kokoh di tengah-tengah himpitan gedung-gedung perkantoran dan perbelanjaan.



"Memang jejak sang Mayor hanya bisa diingat dengan adanya 2 bangunan itu," tutupnya.


Penulis adalah Wartawan freelance
e-mail: rahmato.ismail@gmail.com/ramais_okes@yahoo.com





   

--------*--------

Minggu, 16 Agustus 2015


 Hasil gambar untuk photo pembacaan teks proklamasi kemerdekaan indonesia

74 TAHUN DIRGAHAYU HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
SekelumitkisahpersiapanpembacaannaskahproklamasikemerdekaanRepublikIndonesia

Oleh: Rahmato Ismail.


Di rumah Bung Karno (sebagai Presiden pertama) di Jl. Pegangsaan Timur No.56 (sekarang Jl.Proklamasi) yang merupakan saksi bisu atas sejarah lepasnya negara Indonesia dari belenggu penjajah. Sebelum pembacaan teks proklamasi, pada waktu itu sudah berkumpul beberapa orang sahabatnya; teman-teman seperjuangan dan para pemuda. Pada hari itu Jumat di bulan puasa cuaca cukup panas tapi tidak menjadi alasan untuk tidak bersemangat mempersiapkan segala sesuatunya demi suksesnya acara pembacaan teks Proklamasi.
Bung Karno sebagai Proklamator dan setelah itu menjadi presiden R.I. yang pertama ketika itu masih ada didalam kamarnya. Sedangkan Bung Hatta yang mendampingi Bung Karno untuk membacakan teks proklamasi belum datang. Dan ada desas desus bahwa Bung Hatta tak ada di rumahnya. Bung Karno sebenarnya tetap tenang menanggapi situasi. Apalagi Bung Hatta belum nampak di rumahnya. Bung Karno tidak bersedia membacakan teks proklamasi tanpa didampingi Bung Hatta. Dan tidak lama setelah segala sesuatunya siap, Bung Hatta datang 3 menit sebelum waktu yang ditetapkan (jam 10 pagi). Dan tepat pada jam 10.10 pagi, dikumandangkan teks proklamasi yang menandai sejarah penting kemerdekaan Indonesia. Setelah acara pernyataan proklamasi, mereka (Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta) telah meletakkan fondasi kemerdekaan Indonesia.

Penulis adalah penggemar sejarah dan Wartawan freelance.
e-mail: rahmato.ismail@gmail.com

Senin, 10 Agustus 2015

TUJUH KEUTAMAAN BERSEDEKAH YANG HARUS ANDA KETAHUI

1. SEDEKAH DAPAT MENGHAPUS DOSA.
“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidz dalam Shahih At Tirmidzi, 614)

2. SEDEKAH MEMBERI KEBERKAHAN PADA HARTA.
“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim, no. 2588)

3. ALLAH MELIPATGANDAKAN PAHALA ORANG YANG BERSEDEKAH.
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)

4. SEDEKAH AKAN MENJADI BUKTI KEIMANAN SESEORANG.
“Bersuci adalah separuh dari keimanan, ucapan ‘Alhamdulillah’ akan memenuhi timbangan, ‘subhanallah walhamdulillah’ akan memenuhi ruangan langit dan bumi, shalat adalah cahaya, dan shadaqah itu merupakan bukti.” (HR. Muslim no.223)

5. SEDEKAH DAPAT MEMBEBASKAN DARI SIKSA KUBUR.
“Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR. Thabrani)

6. ORANG YANG BERSEDEKAH MERASAKAN DADA YANG LAPANG DAN HATI YANG BAHAGIA.
“Perumpamaan orang yang pelit dengan orang yang bersedekah seperti dua orang yang memiliki baju besi, yang bila dipakai menutupi dada hingga selangkangannya. Orang yang bersedekah, dikarenakan sedekahnya ia merasa bajunya lapang dan longgar di kulitnya. Sampai-sampai ujung jarinya tidak terlihat dan baju besinya tidak meninggalkan bekas pada kulitnya. Sedangkan orang yang pelit, dikarenakan pelitnya ia merasakan setiap lingkar baju besinya merekat erat di kulitnya. Ia berusaha melonggarkannya namun tidak bisa.” (HR. Bukhari no. 1443)

7. SEDEKAH MENJAUHKAN DIRI DARI API NERAKA
“jauhilah api neraka, walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma. Jika kamu tidak punya, maka bisa dengan kalimah thayyibah” (HR. Al Bukhari 6539, Muslim 1016)

Semoga bermanfaat...!! JANGAN LUPA SHARE / BAGIKAN...!
Mudahan-mudahan Allah selalu mempermudah langkah kita, di manapun dan dalam keadaan apapun kita berada. Aamiinn


sender: Rahmato Ismail/Wartawan freelance
e-mail: ramais_okes@yahoo.com/0822 1308 9722

Rabu, 08 Juli 2015

10 mayat yang tidak busuk dalam kubur.

10 MAYAT YANG TIDAK AKAN BUSUK DIDALAM KUBUR

SEMUA yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Dan jika sudah mati, maka jasad akan membusuk dalam tanah. Namun Rasulullah SAW menyebutkan bahwa ada sepuluh orang yang mayatnya tidak akan busuk.

Disebutkan dalam hadits Rasulullah Saw bahwa sepuluh orang yang mayatnya tidak busuk dan akan bangkit dalam keadaan tubuh seperti semula pada hari kiamat sebagai berikut:

1. Para nabi.

2. Para ahli jihad fisabilillah.

3. Para alim ulama yang menegakkan kalimat Allah.

4. Para syuhada yang sentiasa memperjuangkan Islam.

5. Para penghafal Alquran dan beramal dengan Alquran.

6. Imam atau pemimpin yang adil dalam menegakkan syariat Allah.

7. Muadzin yang tidak meminta imbalan.

8. Wanita yang meninggal sewaktu melahirkan anak serta senantiasa taat pada perintah Allah.

9. Orang mati dibunuh atau dianiaya karena mempertahankan kehormatan diri dan agama.

10. Orang yang mati di siang hari atau di malam Jumat jika mereka itu dari kalangan orang yang beriman yang sentiasa menjaga hukum agama semasa hidup di dunia. (HR Bukhari Muslim).